TP Menganut Pendekatan Sistem


I. LANDASAN BERPIKIR

A. PENGERTIAN

  • Teknologi   pendidikan memandang   proses belajar   sebagai   suatu   peristiwa internal
  • Teknologi  pendidikan  mengadaptasikan konsep  pendekatan  sistem  sebagai kerangka berpikir. 
  • Tatakerja pendekatan sistem menelaah masalah pendidikan atau   belajar   dari berbagai   sudut   pandang   hingga menghasilkan   beberapa alternatif. Penyelesaian masalah dipilih dari alternatif tadi. 
  • Pendekatan sistem juga memandu pola berpikir penyelesaian masalah dengan efisiensi
  •  Upaya teknologi pendidikan bersifat kongkrit,

1. yaitu penciptaan atau rancangan  lingkungan belajar  (eksternal)

2. Rancangan  kegiatan  instruksional   beserta  guru

 B. PROSES BELAJAR

Perhatian  Teknologi  Pendidikan  terhadap proses  belajar  dikemukakan  oleh :

Percival  dan Ellington,  1984  dalam  rumusan konsep  orientasi  siswa  (student-oriented) sebagai  suatu  pendekatan  dalam  mengatasi kesulitan  proses  belajar- mengajar.

Keduanya  berpendapat  bahwa  kebutuhan setiap  individu  siswa merupakan  bahan pertimbangan  terpenting  dibandingkan komponen  lainnya dalam  dunia  pendidikan; terutama  demi  tercapainya  tujuan  belajar.

1. Apa itu Belajar?

Bagi  Kemp  &  Dayton,  1985, 

belajar  “sebagai  suatu  proses  terjadi  pada seseorang   sebagai   suatu   pengalaman.

Belajar   berlangsung   manakala perilaku  seseorang dimodifikasi  –  atau  terjadi  jika  seseorang  berpikir  atau bertindak  berbeda”.   

 Heinich,  et  al,  1993

belajar  sebagai pengembangan    pengetahuan, keahlian,    atau    sikap    ketika    seseorang berinteraksi  dengan  informasi  dan  lingkungan.

Bagi  mereka,  waktu  dan tempat belajar tidak tertentu, belajar bisa terjadi kapan saja. 

 Bagi Ellington & Haris, 1986,

proses belajar adalah perubahan perilaku menetap (permanen) akibat pengalaman dan instruksional terarah.

Model Belajar

Langsung

  • kegiatan  belajar  yang  berpola pada  belajar  berstruktur  dengan mengikuti  kurikulum  yang  berlaku.
  • Pola  belajarnya  adalah  pola  konvensional  yang  memerlukan kehadiran guru, mengandalkan     kegiatan     tatapmuka

Terbuka

  • kegiatan  belajar  yang  tidak terpaku  pada  kegiatan belajar  di  kelas,  atau  tidak  memiliki  jadwal  dan lokasi  tetap  untuk  bertatap  muka

Koperatif

suatu inovasi dari situasi belajar di kelas, yang memanfaatkan keterlibatan dan kerjasama seluruh siswa

C. ANALISIS SISWA

1. Karakteristik Umum

Kondisi  fisik  sejak  lahir,  merupakan  karakteristik  umum siswa  yang  tidak dapat  diubah

Heinich,  Molenda,  dan  Russell,  1996

karakteristik  umum  adalah  :

analisis keadaan siswa dan latar belakangnya; tidak terkait dengan materi belajar,  tetapi  dapat  membantu menentukan  tingkat  kesulitan,  pemilihan pesan  (materi belajar)

 Sifat : statis dan menetap

Contoh :

Umur,  kelas/tingkat,  pekerjaan,  serta  posisi

2. Karakteristik Akademik

Karakteristik   akademik   berkaitan   dengan   kemampuan prasyarat   siswa Sifatnya Inti dan Pendukung

 Inti/Esential

kemampuan  yang  menjadi  bagian  dari penguasaan materi   atau   keahlian   yang   akan   dipelajari

Pendukung/supportive

kemampuan prasyarat yang membantu memperlancar penguasaan materi baru.

3. Tipe belajar

Analisis siswa dapat dilakukan dengan menganalisis unsur psikologis serta kebiasaan belajar.

Unsur     psikologis     tersebut     misalnya     tentang pengelompokkan  tipe kecerdasan.

Klasifikasi  kemampuan  menurut Gardner  yaitu :

  • logika-matematis, 
  • kebahasaan,
  • kelenturan  gerak, 
  • musik, 
  • ruang, 
  • hubungan  antar  manusia  (interpersonal),
  • dan intra-diri (intrapersonal).

bersambung…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: