Rendering


Pada postingan sebelumnya, kami mencoba menampilkan hasil gambar 3D dengan SketchUP tanpa proses rendering. Mohon maaf karena baru sebatas menampilkan hasil akhir, belum sempat membuat tutorialnya.

Untuk postingan kali ini, kami menayangkan gambar yang didesain dengan SketchUp dan dirender dengan salah satu renderer shaderlight. Shaderlight adalah salah satu mesin rendering yang kami coba karena free. Kendati free hasil rendering dengan settingan standa lebih bagus ketimbang tidak ada engine rendering.

Untuk hasil yang bagus, disamping latihan dan pengalaman juga sangat dibutuhkan mesin render seperti vray. Vray adalah mesin render yang banyak digunakan oleh kalangan komputer graphis profesional.

Rendering seperti kami kutip dari media wiki bahwa rendering adalah proses menghasilkan gambar dari suatu model (atau model dalam apa yang secara kolektif bisa disebut scene file), melalui program komputer Sebuah file berisi urutan objek dalam struktur bahasa atau data didefinisikan secara ketat;. Ini akan berisi geometri, sudut pandang, tekstur, pencahayaan, dan naungan informasi sebagai deskripsi dari adegan virtual. Data yang terdapat dalam file adegan kemudian dilewatkan ke program render untuk diproses dan output gambar digital atau raster file grafis gambar. The render “istilah “mungkin dengan analogi dengan” render artis “dari sebuah pemandangan. Meskipun rincian teknis dari metode rendering bervariasi, tantangan umum untuk mengatasi dalam menghasilkan gambar 2D dari representasi 3D disimpan dalam file adegan diuraikan sebagai pipa grafis bersama perangkat rendering, seperti GPU. Sebuah GPU adalah perangkat yang dibangun dapat membantu CPU dalam melakukan perhitungan render kompleks. Jika adegan adalah dengan melihat relatif realistis dan dapat diprediksi di bawah pencahayaan virtual, render harus memecahkan persamaan render Persamaan render tidak menjelaskan semua fenomena pencahayaan, tetapi merupakan model penerangan umum untuk komputer-generated imagery ‘Rendering’ juga digunakan untuk menggambarkan proses menghitung efek dalam file video editing untuk menghasilkan video output akhir…

Rendering adalah salah satu sub-topik utama komputer grafis 3D, dan dalam praktek selalu terhubung dengan orang lain. Dalam bidang grafis, itu adalah langkah besar terakhir, memberikan penampilan akhir untuk model dan animasi.. Dengan meningkatnya kecanggihan komputer grafis sejak tahun 1970, telah menjadi subjek lebih jelas.

Rendering telah digunakan dalam arsitektur, video game, simulator, efek film atau TV visual, dan visualisasi desain, masing-masing menggunakan keseimbangan fitur  dan teknik yang berbeda. Sebagai suatu produk, berbagai renderers tersedia Beberapa diintegrasikan ke dalam model yang lebih besar dan. . paket animasi.

Dalam hal grafis 3D, rendering bisa dilakukan perlahan-lahan, seperti pada pra-rendering, atau secara real time. Pra-rendering adalah proses komputasi secara intensif yang biasanya digunakan untuk pembuatan film, sedangkan real-time rendering sering dilakukan untuk 3D video game yang mengandalkan penggunaan kartu grafis dengan akselerator 3D hardware.

Berikut adalah hasil renderingan dengan shaderlight.

 contoh hasil rendering contoh hasil rendering dengan shaderlight
Di desain dengan Sketchup,  Mesin render shaderlight pada spesifikasi laptop, intel core 2 duo, 2 GB DDR3 memory, membutuhkan 15 menit dengan lebih dari 40.000 scene. Di desain dengan Sketchup,  Mesin render shaderlight pada spesifikasi laptop, intel core 2 duo, 2 GB DDR3 memory, membutuhkan 15 menit dengan lebih dari 75.000 scene.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: